Setelah anak-anak Brownies berumur enam minggu, sudah saatnya aku memisahkan Kiki dan Koko karena mereka berdua sudah cukup dewasa, sudah tidak membutuhkan Brownies lagi dan malahan mereka berdua sekarang mempunyai potensi tinggi untuk menghamili Brownies. Yeah, dalam dunia hamster kan tidak mengenal incest dan semacamnya. Asalkan ada hamster jantan dan betina, gak tau itu mereka saudaraan atau orang tuanya, mereka bisa saja kemudian saling mating. Rencana awal sih aku akan membaginya menjadi kandang cowok dan kandang cewek. Brownies sama Alice dan Tammy. Trus Bo sama Kiki dan Koko. Kan pas banget tuh … masing-masing akan ada tiga hamster.

One cage for the girls, the other one is for the boys.
Tapi ternyata oh ternyata, Bo menjadi sangat tidak kooperatif sekali. Saat aku memasukkan Kiki dan Koko ke dalam kandang (sebelumnya aku sudah membersihkan kedua kandang mereka), Bo langsung pasang siaga satu dan tidak lama kemudian mereka sudah saling kejar mengejar satu sama lain. Tepatnya sih si Bo yang mengejar either Kiki atau Koko dan saling bertengkar. Pada jam-jam awal, aku selalu mengawasi mereka bertiga. Setelah beberapa lama, suasana sudah mulai terkendali, tidak terlihat mereka saling kejar-kejaran dan bertengkar. Continue reading ‘The Fight’






Book : The Spiderwick Chronicles #2 – Batu Penglihatan
Tags: book, chronicles, goblin, Spiderwick
Itulah kalimat pertama dari buku kedua dari The Spiderwick Chronicles yang berjudul Batu Penglihatan. Dalam buku ini diceritakan bagaimana Simon diculik oleh Goblin. Jared dan Mallory kemudian berusaha untuk menyelamatkan Simon, Dengan petunjuk dari Thimbletack, mereka berdua yang sebelumnya tidak bisa melihat Goblin dan berbagai mahluk aneh lainnya menggunakan batu penglihatan sebagai kaca mata sakti.
Berbagai rintangan dan mahluk aneh mereka temui sepanjang jalan sampai akhirnya mereka menemukan Simon dikerangkeng dan digantungkan di atas pohon. Jared bertemu dengan Hogsqueal yang kemudian membuat Jared dan Mallory bisa melihat berbagai mahluk aneh tanpa bantuan batu penglihatan. Dengan menggunakan akal mereka yang cerdik, mereka akhirnya bisa melarikan diri dari Goblin dan bahkan membinasakan para Goblin itu.