
Hari ini, 20 Mei 2008 adalah tepat seratus tahun kita memperingati hari Kebangkitan Nasional. 100 tahun yang lalu, 20 Mei 1908 adalah hari didirikannya ‘Boedi Oetomo’, sebuah organisasi pergerakan pemuda yang mendorong tercetusnya Sumpah Pemuda. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-100 tahun ini digunakan oleh pemerintah Indonesia sebagai momentum untuk menuju Kebangkitan Indonesia yang ditandai dengan diadakannya sebuah pagelaran akbar dan kolosal pada pukul 19.00-21.30.
Acara ini merupakan rangkaian kesenian dari Sabang sampai Merauke dan dirangkai dengan atraksi langsung dari TNI, POLRI, dan ribuan pendekar Pencak Silat (yang merupakan simbol dari komitmen TNI, POLRI dan masyarakat untuk menjaga NKRI). Pada acara ini pula, Presiden Republik Indonesia mencanangkan program Kebangkitan Indonesia selama 1 tahun (20 Mei 2008 – 20 Mei 2009) dengan slogan ”Indonesia Bisa!”
Dalam momen ini, kita patut untuk segera menginstrokpesi diri dan menganalisa apa sajakah yang sudah kita perbuat untuk negara kita. Tidak usah muluk-muluk bilang kalau pengen lebih mencintai budaya sendiri atau produk asli negeri. Mulailah dengan hal yang simple, misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya, hemat listrik, hemat BBM, dsb. Karena dengan selalu berbuat baik untuk lingkungan dan orang-orang di sekitar kita, berarti kita secara langsung juga berbuat baik untuk negara kita.
So? Apa sajakah yang sudah kita lakukan untuk Indonesia?
Recent Comments