Cara bermain sebuah tim sangat menentukan kesuksesan mereka. Anda boleh memiliki sederet pemain bintang yang paling hebat di dunia. Tapi jika mereka tidak bisa bermain bersama, tim tidak akan menghasilkan apa-apa.
Sebuah wisdow dari Babe Ruth (1895-1948), seorang pemain bisbol legendaris Amerika yang aku dapat pada saat browsing berita di Kompas.com. Secara umum apa yang disampaikan oleh Babe Ruth ini adalah apa yang biasa kita sebut sebagai team work, yaitu berkumpulnya beberapa orang yang bekerjasama untuk meraih sebuah tujuan. Apabila kita melihatnya dalam kamus, teamwork di definisikan sebagai: “Cooperative or coordinated effort on the part of a group (sociology) of persons acting together as a team or in the interests of a common cause, unison for a higher cause, people working together for a selfless purpose, and so on.” Pada aplikasinya di tempat kerja, teamwork adalah sebuah metode untuk mengesampingkan semua kepentingan pribadi untuk bersama-sama meraih kepentingan bisnis.
Dan dalam sebuah website company, tujuan atau kepentingan bisnis ini tentunya adalah diluncurkannya sebuah project website. Bagaimana semua pekerja di dalam company bersama-sama bahu membahu menjalankan project dengan baik. Inilah kata kuncinya : bahu-membahu. Walaupun sebuah company mempunyai developer yang handal ataupun designer yang sangat kreatif, tetapi kalau antara developer dan designer tersebut tidak bisa bekerja sama dengan baik maka semuanya menjadi useless. Bekerja sendiri-sendiri tanpa melihat project dalam its big frame akan membuat project berjalan dengan terseok-seok, dan hal ini tentunya akan mempengaruhi timeline dan dalam akibat jangka panjangnya akan meningkatkan komplain dari client.
Sekarang apa sajakah parameter yang harus dimiliki seseorang untuk bisa dibilang mempunyai kemampuan teamwork. Selain adanya kemampuan teknikal sesuai dengan profesinya, seseorang haru mempunyai kemampuan sosial sebagai berikut:
1. Listening
Kemampuan untuk mendengarkan ide atau pemikiran dari orang lain. Dengan saling mendengarkan, ide awal dari seseorang bisa membawa ke berbagai ide-ide lain yang mungkin lebih baik dari ide awal
2. Discussing
Anggota team sebaiknya saling berdiskusi mengenai berbagai ide sampai semua anggota mempunyai ide dan visi yang sama.
3. Questioning
Saling bertanya, berinteraksi dan berdiskusi mengenai tujuan/ objectives dari team
4. Persuading
Setiap individu dianjurkan untuk saling bertukar pikiran/ide, mempertahankannya, sampai akhirnya merumuskan ide bersama (walaupun bisa jadi ide awal dia tidak dipergunakan)
5. Respecting
Saling menghormati dan mendukung di antara anggota team
6. Helping
Saling membantu adalah tema general dari teamwork
7. Sharing
Saling berbagi merupakan salah satu hal yang penting dalam membentuk environment of teamwork
8. Participating
Semua anggota team dianjurkan untuk saling berpartisipasi
9. Communication
Agar sebuah team bisa bekerja dengan maksimal dan efisien, setiap anggota team harus mempunyai kemampuan komunikasi dan dapat menggunakan alat komunikasi seperti : email, chat, meeting, dsb.









Movie : Kungfu Panda
Tags: box office, film, kungfu, Kungfu Panda, liburan, movie, panda, warrior
Nonton film ini karena diajakin ama Nanus. Kalau dari aku sendiri sih sebetulnya gak gitu pengen nonton karena film animasi biasanya bukan masuk daftar must-seen on bioskop, beli DVD nya saja sudah cukup menurutku. Suprisingly, film ini ternyata lumayan bagus. Karakterisasi nya kuat dan animasinya juga bagus (bulu-bulu panda terlihat sangat real). Dan aku patut mengacungkan jempol pada scripwriternya karena berhasil memainkan emosi penontonnya, sedih dan lucu bisa kita rasakan bersamaan. Voice over nya juga berhasil membuat karakter yang ada semakin kuat, hal ini mungkin karena film ini menggunakan suara dari berbagai artis yang sudah ternama (Dustin Hoffman, Angelina Jolie, Jackie Chan, etc). Film ini memang cocok untuk ditonton bersama-sama dengan keluarga.
Plot of the Story:
Seekor panda gemuk yang bernama Po tinggal dengan ayahnya, sang Angsa, di sebuah rumah bertingkat dua yang juga merupakan restoran mie yang cukup ramai dan terkenal di ‘Valley of Peace’. Po sangat menggemari kungfu dan bercita-cita untuk menjadi pendekar kungfu. Hal ini tentunya sangat tidak memungkinkan mengingat ukuran tubuhnya yang sangat besar dan kenyataan bahwa dia sangat ceroboh dalam berbagai hal. Ayahnya sendiri berharap agar Po nantinya dapat mewarisi keahliannya dalam membuat mie dan mengelola restauran yang sudah ada didirikan semenjak dahulu dan selalu diwarisi secara turun menurun.
Di lain tempat, Master Oogway sang kura-kura mendapatkan firasat buruk bahwa ‘Valley of Peace’ akan mendapat musibah akibat lepasnya pendekar jahat, Tai Lung sang Leopard. Untuk mengantisipasi firasatnya, sang master mengirimkan utusan untuk menggandakan perlindungan di penjara. Secara tidak sengaja, utusan sang Master ini malah membantu lepasnya Tai Lung. Selain mengirimkan utusan ke penjara, Master Oogway dan Master Shifu juga berusaha untuk mencari pendekar legendaris handal yang disebut Dragon warrior. Dalam legenda, hanya warrior inilah yang nantinya berhak untuk mendapatkan Dragon Scroll yang berisi ilmu kungfu yang sangat kuat dan diharapkan dapat mengalahkan Tai Lung.
Twisted of faith akhirnya membuat Po terpilih oleh Master Oogway sebagai Dragon Warrior. Hal ini membuat banyak rakyat ‘Valley of Peace’ kecewa karena sebelumnya mereka menyangka bahwa Dragon Warrior akan jatuh pada salah satu anggota the ‘Furious Five’ : Tigress, Monkey, Mantis, Viper, dan Crane — para pendekar terlatih murid dari Master Shifu. Ditengah berbagai penolakan ini, Po tetap berusaha untuk belajar KungFu dan Master Shifu (yang sebelumnya telah meragukannya) akhirnya menyadari kemampuan terpendam Po dan melatihnya dengan keras sampai Po mempunyai dasar ilmu Kungfu yang cukup. In short, akhirnya Po bertemu dengan Tai Lung dan berhasil mengalahkannya sampai semua orang pun mengakui kemampuan Po dan mengangkatnya menjadi Kungfu Master.
Nice phrase to remember :
Ada beberapa kalimat yang sampai saat ini worth to remember karena mempunyai arti yang sangat mendalam :
Kalimat ini diucapkan oleh Master Oogway saat dia akhirnya memilih Po sebagai Dragon Warrior
Kalimat ini diucapkan oleh ayah Po saat Po sedang berusaha mencari jawaban isi dari Scroll Dragon yang legendaris.
Kalau pengen tau lagi info yang lebih detail, coba aja check official websitenya di http://www.kungfupanda.com/