05
Sep
06

Pay Day

Begini deh nasib karyawan, setiap hari tua selalu menghitung hari. Gajian tinggal sepuluh hari. Trus dihitung lagi, gajian tinggal seminggu. Gajian tinggal besok!!! Wahh, semangat deh pas hari gajian masuknya. Pasang senyum, tebar pesona, PD abis,pokoknya semangat 45 deh masuk kerja. Horray, it’s pay day. It’s pay day. Pengen cepet-cepet ke Centro neh, ada diskon besar-besaran. Dah ngincer blouse pink yang sangat cute yang di diskon 50 %. Assiiik, here i am Centro. Besok aku mo puter-puter sampe kaki sakit deh (eh, kasihan cowokku yang nganterin kalau gitu ya. hehehe…).

10 am. check klikbca. kok saldoku masih belum nambah ya? Nanti kali ya after lunch.
1 pm. check klikbca lagi. hmm, belum ya? masih antri kali ya transfernya. nanti sore deh check lagi.
5 pm. dah masuk gak ya? klo udah kan bisa langsung shopping. Hiks, kok belum ada ya?? Ya udah deh, aku pulang aja.

Eh, tiba-tiba ada buzz YM. Huaaaaaa, sia-sia deh aku berseri-seri hari ini. I have a bad news. Gajian ku diundur sampe waktu yang masih belum bisa ditentukan. Diusahakan akhir minggu ini. Hiks, hiks, hiks. Terus gimana donk? Hari ini kan aku musti bayar CC, musti bayar kostan, hiks.

I have to survive. Pokoknya musti cari cara tuk bayar itu semua dan ongkos hidup sampe akhir minggu. Short cut, cari utangan seperlunya (aku kan paling gak bisa pinjem-pinjem uang gini, selain malu juga gak enak, tapi apa mau dikata, masak iya mo minta ortu di Malang, itu sih tambah maluuuuu, bisa-bisa disuruh pulang). Kayaknya follow up piutang dan dana side job ide yang bagus neh. Lumayan bisa buat hidup sambil nunggu gajian yang gak jelas ini.

Hitung menghitung. Sms sana sini. Waduh, piutang tidak bisa diharapkan. Mereka juga pada nunggu transferan katanya. Payah deh. Next plan, side job. Wah, yang CD Interaktif kayaknya juga belum bisa cair. Mana bisa cair kalau designernya aja lagi belum mood bikin intro. Nunggu mood cowok-cowok itu kan lamaaa. Ini nih kayaknya bisa di follow up. Ok. Bikin excel-nya. Bikin hitungan working hournya. Dikalikan sama rupiahnya. Hehehe, alhamdullilah. Kyaknya bisa menutupi neh. Semoga bisa cair cepet. Amieeen.

Time flies.

Sering-sering nge-check klikbca capek juga lama-lama. Sekarang aku sudah berganti rasa neh. Antara toleran dengan kondisi perusahaan dengan kondisi diriku sendiri. It’s more than a week now. Kalau dipikir-pikir, apa iya perusahaan gak mikir. Gimana nasib karyawannya kalau gak digaji. Apalagi kayak aku yang merantau dan hidup jauh dari ortu. Gaji tiap bulan dah jadi napasku. Really count on it. Meleset sehari akan nge-effect banget sama cash flow ku (emang cuma perusahaan saja yang punya cash flow, karyawan juga punya kaliii). Lah ini, dah lebih dari seminggu. Ampun deh. Mo hidup dari mana coba, masak iya mo utang terus, tabungan juga cukupnya cuma buat beberapa hari. Gak bisa buat bayar regular expenses. Duuuh, aku rasanya pengen marah saja. Masuk kerja juga jadi gak semangat. Hiks, …

Entah sampai kapan aku bakalan di gaji…

Aku juga sudah capek nge-check klikbca mulu.
Ya udah deh, mo digaji kapan juga terserah deh ….
Pusing dan stress mikirnya.

Advertisements

1 Response to “Pay Day”


  1. 1 Yayan
    September 5, 2006 at 6:43 am

    Wahai bapak pemimpin kami yang terhormat, berilah kami secercah harapan untuk bisa segera melunasi pinjaman kami kepada teman2 kami yang sudah ikutan susah karena keterlambatan gaji ini. Klo udh mentok gini kita mau pinjem kemana lagi coba??? Kami sudah dengan setia menunggu smpe akhir minggu lalu, smoga masih ada kesetiaan kami smpe akhir minggu ini…tapi siapa yg bs menjamin smpe akhir minggu depan… hahahahahahha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: