02
Nov
06

Lebaran 2006

Lebaran tahun ini tampaknya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan buka puasa bersama yang rutin bergantian diadakan setahun sekali pun tidak sempat terjadi. Yah… , memang semua sudah mempunyai kehidupan sendiri-sendiri. Sibuk dengan keluarga baru atau dengan kerjaan. That’s life. Tak perlu dikeluhkan. Apa yang ada di depan mata kita saja sudah merupakan alasan kenapa kita tidak boleh berhenti bersyukur. Alhamdullilah, tahun ini kita bisa berlebaran kembali. Another chapter has began. Let’s fill it with smile and full hope that we can conquere the thing called ‘life’.

Walaupun dengan sikon yang amat sangat terbatas, akhirnya Halal bi Halal bersama temen-temen Eng 98 jadi juga diadakan. Here are some of the captures:

Mira n Awang

Ini dia peserta pertama kita.
About 9, Mira sekeluarga datang soo early until they cannot meet the others. Seandainya hari itu mas Negro gak tugas siang, mungkin kita masih bisa bergosip ya, Mir. hehehe …. Just take a look at Awang. He’s very cute. My family and jeff are so fond on him. Tapi sayangnya dia hanya mau bermain sama cowok. Akhirnya kasihan ibuku yang dicuekin. Awang malah suka banget main sama jeff, di gendong jalan-jalan di depan rumah ngelihat mobil. Eh.. aku kok lupa ya.. Awang nyebut mobil apa Mir? ‘Tata’ ya??? Hiks, kok aku jadi lebih kangen ke Awang ya daripada kamu ya, Mir (hey, no hurt feeling, ok?). Kebayang dia lari-lari di teras dan berusaha manjat pager. Ayooo teman-teman, Awang mirip sapa hayooo? Mira apa mas Negro ya???

Bersama 2 couple ;-)

Yak, selanjutnya adalah kloter kedua. Tak lama setelah Mira pulang, datanglah kedua couple ini. Pertama, Slamet dan Riza. Surprise banget Riza dateng. Walaupun dia bukan anak English 98, tapi dia anak Opus dan salah satu tempat curhat dulu sewaktu kuliah. Really happy to meet him. Slamet tetep aja tidak berubah, tetep ndut. Hehehe … gak papalah, met. Aku gak bisa mbayangin kamu kurus, pasti aneh deh. Few minutes after that Lilla and Ari came. Since it was the first time they came to my house, mereka sempat kesasar beberapa rumah. Duh, akhirnya ketemu juga sama ibu hamil satu ini di Malang. Perutmu kok gak kelihatan sih lil kalau lagi hamil. You look great with your white blouse πŸ˜‰ I like it. Pasangan newly weed ini bener-bener tampak mesra. Hiks, bikin aku ngiri aja sih kalian ini. Gak sabar pengen tau keponakan baru kita ini nanti. Tapi kalau kamu ngelahirinnya di Malang kapan aku bisa jenguk donk Lil 😦

Sandy and Yola

Sorry that I cannot have a better picture of Sandy and Yola. They came very late at 2. Itu juga Yola dah escape diem-diem dari Bu Mimil. Thanks ya, Yol. Much appreciated. Semoga saja kerjaannya lancar. Hmmm, tapi kok Yola kelihatan lebih kurus ya? Pipimu itu jadi tampak lebih cekung. Kamu gak diet kan? Vise versa dengan Yola, Sandy malah kelihatan seger. Kayaknya mo saingan sama Slamet neh. hehehe …. thanks traktiran Mie Dempo-nya ya? Kapan-kapan boleh donk di traktir ke tempat lain πŸ˜‰

Wawan's family

Kloter berikutnya adalah the happy family of Wawan. Gak nyangka deh sekarang Wawan dah jadi bapak. Gimana wan rasanya? Xeno ramah banget ya? digendong sana-sini mau aja. Bayi cute imut yang baru berusia beberapa bulan ini dah sempat tidur di kamarku beberapa jam. Capek kali ya dia jadi bahan rebutan adikku dan my parents. Hehehe …

Sonny, sang dosen Unmuh yang masih suka bawa bandana di saku belakang celana. Aku gak ngebayangin sama sekali kamu ngajar, son. Kayak gimana ya?? Jadi inget kata-kata bu Siu dulu ….hmm, hmm. Keep rocking deh Son. Semoga bisa jadi bapak dosen yang baik. Eh btw, tuh anak-anak kostan atas rumahku kan pada kuliah di Unmuh, bisa jadi mereka adalah murid-murid kamu πŸ˜‰

Dan sebagai penutup, ini dia capture para satria baru kita yang imut. Awang dan Xeno:

Awang

Xeno

Insyaallah kita akan bertemu lagi tahun depan …

oh ya, last word.
To Maya : seandainya Avin bisa ikutan dateng pasti rame ya ?Β  Aku pengen tau dah sebesar apa dia sekarang.

To Dian: Kapan aku bisa lihat fotonya Lintang? Pengen tau kayak apa cantiknya dia πŸ˜‰

To Widi: Kemanakah kau berada? katanya mo dateng …..

To Ria: Thanks for calling. Lain kali jangan nungguin kereta lagi ya? Much appreciated kamu dah telpon stasiun, meskipun ternyata keretanya on-time dan kamu jadinya gak ke Malang ;))

To Devi: I really thought you will come and we can have a long chat. But it’s okay. We can do it next time. Pls send my regard to your beloved.

Buat teman-teman lain yang gak bisa dateng. Mohon maaf lahir dan batin yaaaa …..

Advertisements

3 Responses to “Lebaran 2006”


  1. 1 kiki
    November 5, 2006 at 1:36 am

    hua…hua..hua…(crying)miz u all friends. g nyangka ponakan dah pada gede2 ya. tnyata kita dah tua ya…..Ris, foto2nya bagus, lmyn buat ngilangin kangen ma temen2, kan aq biasanya jg ktm mrk pas ramadhan. but not this year n g tau lg thn2 berikutnya…keep our friendship….
    cheers…

  2. 2 Nurman
    November 6, 2006 at 5:17 pm

    lbrbn ton dpn halal bi halal lagi ya. Aku mo bawa baby

  3. 3 mira
    November 30, 2006 at 8:27 am

    he he aku nampang paling atas ternyata tetep jadi artis biar udah punya buntut.awang juga.nggak nyangka ya dia bisa pose sehebat maminya.tapi…wait a minute, mas negronya mannnnaaaa?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: