03
Jan
08

Resolution for 2008

Rasanya masih seperti mimpi … dan sekarang aku kembali terbangun dengan semua kesibukan serta pekerjaan yang tak pernah berhenti menumpuk. Yeah, the new year vacation is now over and welcomeback to the reality. It’s 2008 now and hopefully it will bring so much more hope for the coming days. Sebelum membahas tentang my great holiday and vacation, sepertinya aku musti harus menjabarkan terlebih dahulu tentang resolusi tahun 2008 ini.

Pertama-tama, mari kita bahas dulu apa saja yang telah terjadi sepanjang tahun 2007 ini. Hmm, apa ya? sepertinya tahun ini aku masih tetap ribet dengan kerjaan ku, hari demi hari berkutat dengan beragam project yang tidak pernah berhenti berdatangan. Mari kita bahas beberapa milestones atau kejadian yang worth to remember for 2007:

1. Alhamdullilah, tahun 2007 tepatnya bulan Juni aku bisa membeli laptop idamanku – laptop kecil dan bandel yang portable – sebuah laptop Toshiba Portege 400.
2. Bulan September, aku mendapat penghargaan sebagai Top Performer, sebuah penghargaan yang dibuat setiap 2 bulan sekali untuk memilih the Best Employee.
3. Akhirnya, aku bisa juga berzakat kurban. Seekor kambing dengan harga 700rb akhirnya disembelih di rumah nenek ku di Trenggalek bersama beberapa hewan kurban lain milik ibu dan pakde Bintaro.
4. Setelah lama tidak bertemu dengan teman-teman PSM, awal bulan Desember kemarin akhirnya kita mengadakan reuni alumni dan aku dipercaya sebagai ketua Alumni UKPSM SSC tercinta ini.

Apa lagi ya??? Hehehe … sedikit sekali ya cuma ada 4 point to remember. Yahh, gak papa deh. Daripada gak ada … 😉

Kalau direview secara umum, sebetulnya perkembangan yang paling banyak tetap dalam hal pekerjaan. Dalam hal personal, hmm … bagaimana ya? dibilang stuck ya gak stuck dibilang ada perkembangan juga gak ada. Yahh, minimal sudah ada wacana dari kedua belah pihak keluarga deh (so, I consider that there is a step within this year).

Sekarang menginjak ke resolusi 2008, apa sajakah point-point yang ingin dicapai?

1. Merumuskan kembali langkah yang lebih detail dalam my personal relationship. Ada banyak hal yang perlu dibahas dalam hal ini. Dan ini juga bukan point yang gampang. Target menikah ini sudah banyak di complaint oleh ortu (karena dulu aku pernah bilang aku akan married pada umur 27 ato 28). Yaaah, step by step deh. Aku percaya my beloved juga tidak akan tinggal diam saja. Iya gak, say??

2. Lebih commit dalam pekerjaan.
Akhir-akhir ini aku merasa kurva ku agak menurun. Walaupun aku punya pembenaran dan alasan mengapa hal ini terjadi, tetapi mustinya aku bisa lebih professsional dan tetap menjaga performa kerjaku. Jangan mentang-mentang sudah menjadi Top Performer trus malah kinerja nya menurun. Wahhh, memang benar kata pepatah : “Memperoleh sesuatu itu lebih mudah daripada mempertahankannya” Ayo semangaaaaat !!!

3. Mengkontrol segi emosi lebih baik lagi
Merasa kalau selama ini aku cenderung untuk lebih temperamental dan jarang bisa bersabar. Kalau ditarik lebih jauh, sepertinya aku dulu lebih tidak moody seperti sekarang. So … keep ur smile, please!

4. Pengen sekali lebih melebarkan sayap dan join dalam beragam komunitas
Aku kadang merasa kesepian dan menginginkan lebih banyak teman yang seide agar dapat berdiskusi panjang lebar membahas sesuatu hal yang menarik. Terbiasa sebagai anggota beragam organisasi, rasanya ada sesuatu yang kurang dalam kehidupan ku sehari-hari, yaitu keinginan untuk berkelompok dan saling sharing. Rasanya sebuah komunitas sastra cocok juga untukku ….

5. Membaca dan menulis
Dengan kesibukan kerjaku, aku sudah sangat jarang membaca dan menulis. Setiap hari paling membaca email (which is part of the work) dan baca detik doank. Mulai membaca lagi setiap hari minimal sebelum tidur dan bukan hanya bacaan fiksi saja yang dibaca will be need to be done. Menulis bisa dilakukan dengan semakin giat menulis blog kayaknya juga sudah cukup.

Dan dari semua point-point itu semua, yang paling penting adalah berusaha terus selalu mendekatkan diri kepada-Nya. Jangan sampe ada shalat yang bolong lagi, shalat lebih disiplin lagi (jangan deket-deket waktu shalat mo habis), dan lebih kusyuk (jangan mikir macem-macem saat menghadap-Nya). Intinya jangan lupa sama yang diatas, jangan sekali-kali lupa kalau di dunia ini kita musti ngumpulin bekal buat ke akhirat yang kekal nanti. Ingat sama dosa, jangan nurutin setan mulu. Gak mau kan timbangan nya nanti lebih berat yang jelek daripada amalan-amalan.

Semoga semua resolusi ini bukan hanya bisa ditulis saja, tetapi juga bisa dilakukan dengan baik. Amieeeen …..

Advertisements

0 Responses to “Resolution for 2008”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: