26
Jul
08

ASIMO the Robot


Pic : Asimo in IIMS 2008

Quite astonished when I saw this humanoid robot in IIMS (Indonesia International Motor Show 2008). Why? Karena robot ini benar-benar bisa berlari, berjalan, bahkan menari. Wah, sepertinya mimpi Honda semakin dekat saja menjadi kenyataan, sudah bukan rahasia lagi kalau selama ini Honda mempunyai obsesi untuk menjadikan robot sebagai bagian dari kehidupan manusia.

ASIMO, nama robot ini. Sempat menjadi kontroversi karena namanya ini mirip dengan seorang penulis science fiction yang bernama Isaac Asimov. Berdasarkan official statement dari Honda, ASIMO adalah singkatan dari Advanced Step in Innovative MObility. Dalam bahasa artinya agak ribet : Langkah Maju dalam Inovasi Mobilitas.

Langkah yang maju ini tidak langsung dicapai Honda dengan mudah, research pertama dimulai pada tahun 1986 dan generasi Asimo pertama ditemukan pada tahun 2000. Sebelumnya para peneliti mempunyai Experimental model yang bernama E0 – E6 dan Humanoid Prototype Models yang disebut P1 – P3. Pada tahun 2007, telah terdapat 46 ASIMO yang setiap unitnya bernilai kurang lebih $ 1 million dan disewakan seharga $166,000 per year.


Pic : Asimo berjalan bergandengan, ‘wajah’ Asimo, Asimo yang sedang di charge.

Let’s see more closer. Sekilas, ASIMO seperti anak kecil yang sedang membawa tas ransel yang besar. Ternyata tas ransel ini adalah baterai lithium ion yang berfungsi maksimal 1 jam apabila di charge selama 3 jam. Untuk mendeteksi power battery, dibagian bawah leher terdapat 3 lampu indikator (green = low batt, white = boot up complete, red = ready to walk. Dibagian bawah tas, terdapat 5 sensor ultrasonic untuk mendeteksi objek disekitar ASIMO dalam range 3 m. Ultrasonic sensor juga ada pada bagian perut atas ASIMO. Bagian torso, leher, kaki, dan tangan mempunyai joint yang membuat ASIMO bisa bergerak luwes bagaikan manusia. Bahkan ASIMO juga mempunyai jari-jari yang membuat dia bisa memegang objek dengan berat maksimal 1 kg. ASIMO mempunyai tiga microphone dan dua camera di bagian kepala, yang berfungsi sebagai telinga dan mata. Walaupun begitu, berat ASIMO ‘hanya’ 54 kg karena dia terbuat dari magnesium dan plastic resin dan untuk mengontrolnya hanya diperlukan laptop dengan wireless network system.

Saat ini, ASIMO sudah dimanfaatkan sebagai bintang kampanye ‘Pedestrian Safety Program’ yang mengajarkan anak-anak untuk menyeberang jalan. ASIMO setiap harinya juga di demontrasikan di Disneyland California untuk memberikan edukasi kepada publik tentang humanoid robot dan potensi kemampuannya untuk digunakan dalam rumah.

So, dapatkan kita membayangkan kehidupan kita 25 tahun mendatang? Bisa jadi, hidup berdampingan dengan robot bukan hanya setting dalam sebuah film tetapi adalah sebuah kenyataan …

Advertisements

2 Responses to “ASIMO the Robot”


  1. September 23, 2008 at 6:19 pm

    ak menunggu untuk hidup dengan robot…
    pasti keren..

    hey…
    lam kenal ya…

  2. October 6, 2008 at 12:46 pm

    hi reina, salam kenal juga. semoga nunggu nya cepet berakhir ya … 😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: