Posts Tagged ‘sepatu

03
Sep
08

How worthed is your shoes …

Second Ramadhan, seperti biasanya aku pergi ke masjid Namira untuk menunaikan shalat tarawih. Semua berjalan normal sampai pada saat aku mengambil sandal untuk kembali berjalan pulang. Sebelum berangkat tarawih aku masih sempat bercanda dengan adikku kalau sandal yang aku pakai ini memang sudah sangat jelek dan pastinya tidak ada orang yang akan mengambilnya (literally jeleknya, karena bantalan atasnya sudah mengelupas dan sandal itu sudah berbunyi ‘ngik, ngik, ngik’ kalau kena air).

Dan ternyata …
Memang sih tidak ada yang mengambilnya, tetapi pada saat aku memakainya aku terpeleset karena memberikan jalan kepada seorang Bapak dan membuat sandal bagian kiri nya menjadi rusak. Nah lho, padahal jarak antara masjid dan kostanku lumayan jauh.

Pada awalnya, aku sempat mencoba memakai bagian kiri dari sandalku itu dan berjalan dengan menyeretnya, Tetapi tidak berhasil, karena aku malah tersandung-sandung. In short, aku memutuskan untuk ‘nyeker’ saja deh. Sandal kiri itu aku buang di tumpukan sampah di pinggir jalan dan aku berjalan pulang hanya dengan satu sandal di kaki kananku. Jadinya aku malam itu berjalan menyusuri jalanan pulang dengan kaki kiri merasakan hangatnya aspal jalan raya, sakitnya terkena kerikil kecil, dan kotornya jalanan setapak.

Hal ini membuat aku berpikir lebih dalam, ternyata begini rasanya para pemulung-pemulung itu berjalan kaki tanpa alas kaki. Membuat aku bersyukur karena alasan kecil, yaitu the fact kalau aku mempunyai beberapa pasang sepatu dan sandal yang dapat melindungi kakiku.

Sekali lagi aku diingatkan bahwa begitu banyak hal yang bisa aku syukuri, bahkan sebuah syukur karena alasan kecil : because i have a shoes !

05
Jul
08

Bye bye my shoes …


Sepatu yang babak belur

This is my shoes yang udah aku pakai selama lebih dari dua tahun. Saking enak dan nyamannya, aku gak pengen beli yang baru. Sepatu ini sudah bersamaku semenjak dari perusahaanku yang kedua sampai yang ketiga. Kupakai hampir di tiap occasion, mulai dari ke kantor, olahraga (dulu waktu masih rajin jogging ama Mbak Debby), ataupun jalan-jalan.

Tapi karena memang kondisi nya sudah sangat memprihatinkan dan sudah banyak yang complain karena aku memakainya, akhirnya aku membeli juga sepatu yang baru. Kalau dipikir-pikir memang sepatuku ini sudah waktunya untuk pensiun dan beristirahat dengan tenang 🙂 

So, thanks for being a very comfortable shoes for all of this time ….