Author Archive for Risna Budi

12
Oct
08

It’s not Good Bye

Akhirnya kepingan-kepingan itu tersusun dengan baik dan aku cukup puas dengannya. Berawal dari kekecewaanku karena ternyata wordpress tidak dapat mengakomodir widget-widget favoritku, aku memutuskan untuk kembali menggiatkan segala daya upaya membuat my own site in both dedicated domain dan server.

Memang sih, masih banyak komponen yang aku gunakan adalah beberapa fasilitas free yang banyak beredar, tapi aku cukup puas dengan hasilnya. Well, not to mention the big help for my lovely boyfriend. He has spent some hours helping setting domain dan hostingnya.

In short, here it is. Proudly I present my new site at http://pinkparis.co.cc/
And with this new site, I also announced that this wordpress site is terminated and will be kept only for an archive reason.

Then, bye, and see you again at http://pinkparis.co.cc/

10
Oct
08

Rainbow Bridge

A poem from unknown author, dedicated for Brownies
Rest in peace, dear.

Just this side of heaven is a place called Rainbow Bridge.

When an animal dies that has been especially close to someone here, that pet goes to Rainbow Bridge.
There are meadows and hills for all of our special friends so they can run and play together.
There is plenty of food, water and sunshine, and our friends are warm and comfortable.

All the animals who had been ill and old are restored to health and vigor; those who were hurt or maimed are made whole and strong again, just as we remember them in our dreams of days and times gone by.
The animals are happy and content, except for one small thing; they each miss someone very special to them, who had to be left behind.

They all run and play together, but the day comes when one suddenly stops and looks into the distance. His bright eyes are intent; His eager body quivers. Suddenly he begins to run from the group, flying over the green grass, his legs carrying him faster and faster.

You have been spotted, and when you and your special friend finally meet, you cling together in joyous reunion, never to be parted again. The happy kisses rain upon your face; your hands again caress the beloved head, and you look once more into the trusting eyes of your pet, so long gone from your life but never absent from your heart.

Then you cross Rainbow Bridge together….

06
Oct
08

Welcomeback …

Hari pertama back to the hectic days, setelah seminggu sebelumnya mengambil cuti libur lebaran. Setelah datangnya hari kemenangan itu, ada banyak harapan dan keinginan baru yang sudah terajut dan direncanakan. Sekali lagi mendapat kesempatan untuk mencoba menjadi ‘manusia’ yang baru, sepertinya sayang kalau di sia-sia kan begitu saja.

Tentunya harapan itu adalah sekali lagi berusaha menjadi a better human being, kembali ke konsep manusia yang mempunyai kewajiban untuk selalu menjaga hubungan vertical dan horisontal, menjadi khalifah at least bagi diri kita sendiri.

Simple, tapi eksekusinya butuh persistent yang cukup tinggi.
Keep trying is the only thing that I can do.
Semoga spirit lebaran ini selalu ada …

12
Sep
08

My Lebaran Ticket

Second week of Ramadhan and cannot wait for Lebaran. Usaha mencari tiket juga sudah dilakukan sejak awal Ramadhan.

Tahun ini sepertinya harga pesawat semakin melambung saja. Setelah tidak adanya penerbangan Jakarta – Malang oleh Mandala Airlines, pilihan satu-satunya untuk terbang hanya menggunakan Sriwijara Air. Dan sekali lagi prinsip ekonomi berjalan, banyaknya permintaan membuat harga melambung tinggi. Satu tiket sekali jalan sudah menembus harga lebih dari satu juta rupiah dan sudah dalam waiting list. Hiks … dengan harga semahal itu sepertinya aku tidak tega membayarnya. Aku mencoba mencari alternatif lain yaitu penerbangan Surabaya-Jakarta. walaupun sudah banyak Airlines yang mempunyai penerbangan rute ini, tetapi harga tetap tinggi. Aku berhasil mendapatkan harga 812rb untuk satu kali penerbangan dari Surabaya ke Jakarta. Harga ini sudah harga terendah dari berbagai simulasi yang telah aku lakukan. Seorang temanku malah berhasil mendapatkan harga satu juta untuk penerbangan Jakarta – Surabaya bolak balik, tetapi dengan salah satu maskapai yang sudah terkenal telatnya (aku tidak rela menghabiskan waktu berjam-jam di waiting room bandara).

Kenapa bukan naik Gajayana saja? Well, sebetulnya sih pengen. Tetapi sistem pembelian tiketnya sangat tidak memungkinkan untuk aku bisa membelinya. Bayangkan saja, kita musti ngantri dari subuh di stasiun dan pada saat loket dibuka, selang beberapa menit tiket sudah habis terjual. Konspirasi calo dan agen penjualan sangat kencang dan sekali lagi aku tidak rela kalau musti menghabiskan waktuku seperti itu saja. Dan lagi harganya sangat mahal (jika dibandingkan dengan harga normal). Seorang temanku berhasil mendapatkan tiket dengan harga 480rb, padahal harga normal hanya 220rb.

Tampaknya memang aku musti kembali menggunakan bus. Ada banyak sekali bus yang mempunyai trayek Jakarta – Malang. To be honest, sebetulnya aku tidak begitu suka naik bus. Pastinya jalanan macet dan membuat perjalanan menjadi molor sekian jam. Belum lagi musti duduk selama belasan jam. Yah, tapi seperti kata Jeff, mungkin aku patut mencoba untuk menikmati perjalanan melewati beragam kota. Agak nyesek juga sih membayar harga tiketnya. You know what? The ticket cost 500rb. Ampyunn deh … tapi ya demi bisa mudik dan melihat kota Malang tercinta akhirnya aku harus merelakan diri membayar tiket bus seharga setengah juta.

03
Sep
08

How worthed is your shoes …

Second Ramadhan, seperti biasanya aku pergi ke masjid Namira untuk menunaikan shalat tarawih. Semua berjalan normal sampai pada saat aku mengambil sandal untuk kembali berjalan pulang. Sebelum berangkat tarawih aku masih sempat bercanda dengan adikku kalau sandal yang aku pakai ini memang sudah sangat jelek dan pastinya tidak ada orang yang akan mengambilnya (literally jeleknya, karena bantalan atasnya sudah mengelupas dan sandal itu sudah berbunyi ‘ngik, ngik, ngik’ kalau kena air).

Dan ternyata …
Memang sih tidak ada yang mengambilnya, tetapi pada saat aku memakainya aku terpeleset karena memberikan jalan kepada seorang Bapak dan membuat sandal bagian kiri nya menjadi rusak. Nah lho, padahal jarak antara masjid dan kostanku lumayan jauh.

Pada awalnya, aku sempat mencoba memakai bagian kiri dari sandalku itu dan berjalan dengan menyeretnya, Tetapi tidak berhasil, karena aku malah tersandung-sandung. In short, aku memutuskan untuk ‘nyeker’ saja deh. Sandal kiri itu aku buang di tumpukan sampah di pinggir jalan dan aku berjalan pulang hanya dengan satu sandal di kaki kananku. Jadinya aku malam itu berjalan menyusuri jalanan pulang dengan kaki kiri merasakan hangatnya aspal jalan raya, sakitnya terkena kerikil kecil, dan kotornya jalanan setapak.

Hal ini membuat aku berpikir lebih dalam, ternyata begini rasanya para pemulung-pemulung itu berjalan kaki tanpa alas kaki. Membuat aku bersyukur karena alasan kecil, yaitu the fact kalau aku mempunyai beberapa pasang sepatu dan sandal yang dapat melindungi kakiku.

Sekali lagi aku diingatkan bahwa begitu banyak hal yang bisa aku syukuri, bahkan sebuah syukur karena alasan kecil : because i have a shoes !

01
Sep
08

Ramadhan Mubarak

Wahh, dah lama juga aku tidak meng-update blogku.
Bukan karena malas atau apa sih, tapi karena aku sedang keranjingan meng-update online sites ku yang lain dan sengaja memang aku memulai untuk menulis lagi sejak awal bulan September.

Why September?
Well, mainly because it’s my month (i will be more older this month) dan awal bulan September ini juga merupakan awal bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Biar semakin barokah, mari kita buka awal bulan September/ Ramadhan ini dengan doa niat berpuasa
‘Nawaitu shauma godhin ‘an adaai fardli syahri ramadlaani haadzihis sanati lillahi ta’aalaa’.

Wishing you all a great fasting month …

07
Aug
08

Am I An Optimist or Pessimist?


You Are a Realist


You don’t see the glass as half empty or half full. You see what’s exactly in the glass.

You never try to make a bad situation seem better than it is…

But you also never sabotage any good things you have going on.

You are brutally honest in your assessments of situations – and this always seems to help you cope.

Or course, I am 🙂